Bagi seorang muslim mampu menjalankan ibadah puasa adalah merupakan berkah yang patut disyukuri karena puasa merupakan salah satu rukun Islam atau ibarat kata memperkokoh salahsatu tiang penyangga ke Islamannya.
Puasa merupakan Ibadah yang unik; karena dilaksanakan sebulan penuh dengan menahan lapar dan haus serta peratuan- peraturan yang lainnya di siang hari dan Ibadah ini merupakan transaksi seorang muslim dengan Allah dan kata-Nya pula bahwa Dia-lah yang akan menilai dan memberikan pahalanya. Subhanallah ....
setelah tamat puasa kita merayakan Hari Lebaran dengan ditandai penyerahan Zakat Fitrah sebagai pensucian diri dan melaksanakan Shalat Sunnah Iedul Fitri. Kita berusaha meminta maaf kepada setiap ummat dan mudah-mudahan pasca puasa kita benar- benar fitri (suci); suci karena dimaafkan sesama manusia dan tentunya juga kita berharap diampuni Allah SWT.
Dan tentunya, puasa kita termasuk dalam kategori yang disabdakan Nabi Muhammad SAW : "ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa yakni ketika berbuka puasa dan kelak nanti ketika bertemu dengan Allah SWT". Amiin !!
Sabtu, 20 September 2008
Jumat, 19 September 2008
GONJANG GANJING KEPSEK DIPERIKSA KEJATI JABAR
Beberapa hari begitu heboh (baca : gonjangganjing) kepala sekolah di Bandung diperiksa Kejati Jabar berkaitan dengan pungutan dana Penerimaan Siswa Baru (PSB) dan relevansinya dengan PP 47/2008 dan PP 48/2008.
Melihat kasus ini, nampaknya harus menjadi bahan kajian dan renungan kita tentang biaya pendidikan baik di tingkat SD, SMP dan SMA. Karena selama ini sekolah sudah kehilangan sentuhan "jiwa kependidikannya" ketika menghadapi tahun pelajaran baru, bahkan sudah dianggap "panen tahunan" yang tidak boleh terlewatkan. Ada Kepala Sekolah di Ciamis merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak salah dengan berkata : "kalau gak mau bayar segitu, gak usah sekolah kesini !".
(Untuk menambah lengkapnya baca buku Orang miskin dilarang sekolah dan pembodohan siswa tersistematis).
Solusi dari gonjang ganjing ini adalah bukan demo Kepsek atau Komite Sekolah ke Kejati, tapi Dinas Pendidikan Propinsi dan Disdik Kab/Kota untuk membentuk tim penelitian dan pengkajian RAPBS. Karena akar persoalan semuanya adalah RAPBS yang telah disusun oleh fihak sekolah dan Komite selalu dipaksakan disetujui oleh fihak orangtua dalam rapat dan biasanya lagi biaya tersebut khusus untuk kelas 1 sudah dibayar pada saat daftar ulang walau belum rapat orang tua yang tak pernah ada perubahan.
Mari kita berfikir jernih untuk menyikapi masalah ini, fihak sekolah dan komite jangan merasa ditelanjangi tapi harus diambil hikmahnya karena "diselamatkan" dengan teguran ini. Kalau penyikapannya emosional dan tidak mau introspeksi, maka jangan salahkan fihak yudikatif mengambil tindakan hukum kepada Kepsek dan Komite Sekolah di kemudian hari.
(Jangan ada Kepala Sekolah dan Komite Sekolah masuk penjara gara- gara RAPBS ! )
Selasa, 16 September 2008
MENUJU PEMILU 2009
Pemilihan Umum merupakan pesta demokrasi 5 (lima) tahunan bagi masyarakat Republik Indonesia, keterlibatan warga masyarakat dalam pemilu; baik sebagai penyelenggara pemilu, calon anggota legislatif (caleg), maupun sebagai pemilih (yang dalam bahasa populernya suara rakyat suara Tuhan ). Dan untuk Pemilu kali ini akan dilaksanakan bulan April 2009.
Keterlibatan dalam Pemilu 2009 khususnya saya aalah salah satu calon anggota legislatif di DPRD Jawa Barat untuk daerah pemilihan Jabar X yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan dan Kota Banjar dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Saya memohon do'a restu, dukungan dan tentunya pilihan dari warga pemilih khususnya di wilayah Kab. Ciamis, Kab. Kuningan dan Kota Banjar. Bagi saudaraku yang berkenan membantu saya; baik moril, materil ataupun finansial dengan senang hati saya ucapkan Jazakallahu khairan katsira.
Bagi yang bermaksud memberikan bantuan finansial dapat dikirim melalui BRI Cabang Ciamis dengan nomor rekening 010401014390502 a.n. Didi Ruswendi.
Jabat Erat,
didi ruswendi
Langganan:
Postingan (Atom)
